5 Kisah Komik Spider-Man yang Berakhir Tragis

Spider-Man memang dikenal sebagai salah satu superhero yang sering bercanda dan periang, namun bukan berarti dia tak bisa mengalami kisah tragis di akhir cerita.

Menjadi Spider-Man hadir dengan beberapa keuntungan seperti kekuatan laba-laba dan sensasi menjelajahi kota New York. Spider-Man sering ditampilkan sebagai sosok lucu dan periang. Namun di balik itu dia adalah karakter yang sering mengalami tragedi.

Baca juga: 6 Karakter Klon dari Peter Parker alias Spider-Man

Beberapa cerita Amazing Spider-Man terbaik yang diterbitkan di Marvel Comics menampilkan akhir yang menyedihkan atau dark. Diceritakan jika Peter harus merelakan kematian orang yang dicintai. Cerita lainnya, dia kehilangan bertahun-tahun kehidupan normalnya karena kejahatan kloning atau berurusan dengan iblis. 

Berikut ini 5 komik Spider-Man terbaik dengan kisah menyedihkan di akhir cerita:

1. "The Kid Who Collects Spider-Man" menampilkan kisah yang menyayat hati


Seorang anak laki-laki bernama Tim Harrison mengaku sebagai penggemar terbesar Spider-Man, dan sang manusia laba-laba itu mengunjunginya di Amazing Spider-Man #248. Sebenarnya kisah ini bukanlah cerita utama, namun dengan cepat menjadi favorit penggemar.

Kisah yang ditulis oleh Roger Stern dan diilustrasikan oleh Ron Frenz ini menceritakan kalau Spidey mengungkapkan identitasnya kepada Tim. Di akhir cerita, pembaca mengetahui bahwa Tim telah didiagnosis menderita leukemia dan hanya diberi waktu beberapa minggu untuk hidup sebelum Spidey mengunjunginya.

2. "Turning Point" adalah kisah klasik dengan akhir tragis


"Turning Point" dan "The Night Gwen Stacy Died" adalah dua dari banyak cerita komik Spider-Man paling terkenal sepanjang masa. Kisah ini telah diadaptasi di banyak acara TV dan film Spider-Man. Kematian Green Goblin menjadi adaptasi untuk Spider-Man versi Sam Raimi sementara kematian Gwen diadaptasi untuk Amazing Spider-Man 2 karya Marc Webb.

Baca juga: 10 Orang Pertama yang Mengetahui Spider-Man Adalah Peter Parker

Kehilangan orang yang dicintai menjadi kejadian biasa dalam komik superhero, tetapi kematian Gwen tetap menjadi salah satu yang paling tragis, dan meninggalkan kesan abadi pada serial tersebut. Setelah peristiwa itu, cerita Spider-Man menjadi lebih dark, karakter menjadi dewasa, dan perasaan bersalah dan harapan hilang untuk waktu yang lama.

3. Kematian Harry Osborn di Spectacular Spider-Man #200 sangat menyayat hati


Ditulis oleh JM DeMatteis dan diilustrasikan oleh Sal Buscema, Spectacular Spider-Man #200 menampilkan pertempuran antara Peter Parker dan Harry Osborn. Sejak kisah di Amazing Spider-Man, Harry telah memasuki kehidupan yang kacau. Dia mulai menggunakan narkoba, kemudian dia mengetahui bahwa ayahnya adalah Green Goblin, dan akhirnya dia meneruskan kejahatan ayahnya.

Harry mungkin adalah Green Goblin, tapi dia sama sekali tidak sejahat ayahnya. Di akhir edisi #200, Harry menyelamatkan nyawa Peter dan meminta maaf. Dalam akhir yang pahit, Harry menebus dosa dirinya sendiri dengan kematian.

4. Amazing Spider-Man #400 menampilkan kematian Bibi May


The Clone Saga tahun 1990-an menjadi salah satu era terliar dalam sejarah publikasi Spider-Man. Jackal dan klon Spider-Man membuat Peter Parker tersiksa. Di tengah semua kekacauan kloning, Amazing Spider-Man #400 menceritakan tentang kematian Bibi May, salah satu keluarga Peter yang sangat ia cintai.

Baca juga: 5 Kematian Spider-Man di Komik yang Paling Dramatis

Isu itu sendiri cukup manis karena May mengungkapkan bahwa dia sudah lama tahu Peter adalah Spider-Man. Selain beberapa adegan yang mengharukan, akhir dari masalah ini sangat menyayat hati. May meninggal dengan Peter dan Mary Jane di sisinya. Menjadi tiruan, Ben Reilly terpaksa menonton dari luar jendela. Dia kemudian pindah ke atap tanpa ada yang menghiburnya.

5. Kematian Peter Parker di Ultimate Spider-Man 


Brian Michael Bendis dan Mark Bagley memiliki kesempatan langka untuk menceritakan kembali mitos Spider-Man dalam seri yang tidak terkait dengan kontinuitas utama Marvel. Ultimate Spider-Man menghadirkan adaptasi dari symbiote dan clone saga, sambil memperkenalkan versi baru karakter Spider-Man klasik.

Beberapa penggemar lebih menyukai Ultimate Peter Parker daripada versi 616. Ketika Ultimate Spider-Man mencapai #160, edisi terakhirnya, karakter Peter Parker tewas dalam pertempuran brutal melawan Green Goblin. Panel MJ yang memegang tubuh Peter sangat memilukan, dan meskipun Miles Morales akan meneruskan warisan Spider-Man, kematian Peter mengakhiri seri dengan cara yang tragis.

Lanjut Baca: 

Profil: Living Tribunal, Otoritas Tertinggi di Marvel Universe

 

Posting Komentar

0 Komentar