10 Perbedaan Kisah Kamala Khan alias Ms Marvel Antara Komik dan Serial


Dengan dirilisnya Ms. Marvel di Disney+, ada beberapa perbedaan mencolok antara komik dan serialnya.

Ms. Marvel adalah serial MCU terbaru yang akan tayang di Disney+. Saat ini Ms. Marvel merupakan proyek MCU dengan rating tertinggi di Rotten Tomatoes dengan 98%. 

Tokoh utama cerita untuk serial ini adalah Kamala Khan, remaja Pakistan di Jersey City, yang merupakan penggemar berat Avengers, terutama Captain Marvel. Di suatu momen ia mendapati dirinya sendiri adalah seorang pahlawan super juga. Dibantu oleh teman-teman setia dan keluarga yang penuh kasih, Kamala belajar menavigasi kehidupan sebagai pahlawan super.

Meskipun serial ini sangat sukses, Marvel Studios membuat beberapa perubahan dari komiknya. Beberapa dari perubahan ini kecil, namun ada banyak perubahan besar yang memiliki konsekuensi pada masa depan MCU.

Berikut ini 10 perubahan yang dilakukan pada cerita Ms. Marvel:

1. Sumber kekuatan Ms. Marvel sangat berbeda

Salah satu perubahan paling signifikan yang dibuat seri ini adalah kekuatan Kamala. Dalam komik, Kamala menemukan dirinya seorang Inhuman setelah terkena Terrigan Mist. Hasilnya, dia bisa meregangkan dan mengubah tubuhnya menjadi berbagai bentuk untuk melawan musuhnya.

Namun, di serial ini hal itu tidak terjadi. Sebaliknya, Kamala memiliki kekuatannya yang dibuka melalui pusaka keluarga yakni gelang milik neneknya Aisha. Dalam serial tersebut, dia memiliki kemampuan untuk memanipulasi energi kosmik, sebuah perubahan yang belum tentu disukai para penggemar saat pertunjukan perdana.

2. Kamala adalah mutan pertama


Di akhir musim, Bruno berkomentar kepada Kamala bahwa setelah melihat ke dalam DNA-nya, kekuatannya tidak berasal dari gelang tetapi mutasi di dalam dirinya. Tema dari X-Men 97 membenarkan bahwa Kamala adalah mutan pertama MCU. Setidaknya mutan pertama di Bumi 616.

Ini adalah perbedaan drastis dari komik, di mana Kamala berasal dari Inhuman. Hal ini mungkin karena Disney baru saja mengakuisisi Fox dan hak atas X-Men dan mereka mencari cara untuk memasukkannya ke dalam MCU.

3. AvengerCon tidak ada di komik

Di episode pertama, Kamala dan Bruno menyelinap keluar untuk menghadiri AvengerCon pertama, sebuah acara untuk menghormati para pahlawan MCU yang mirip dengan Comic-Con. Kamala datang berpakaian sebagai pahlawannya, Kapten Marvel, dan dengan mengenakan gelang neneknya, dia menemukan kekuatan supernya untuk pertama kalinya.

AvengerCon memiliki banyak easter eggs tentang MCU, termasuk dedikasi untuk Tony Stark dan Natasha Romanoff, merchandise Asgardian seputar Thor, cosplayer, dan bahkan pameran tentang Guardians of the Galaxy. Produser eksekutif Sana Amanat mengonfirmasi bahwa ide AvengerCon muncul dari ruang penulis dan Kevin Feige setuju dengan ide tersebut.

4. Damage Control dianggap lebih serius dan rasis


Damage Control muncul kembali di Ms. Marvel, setelah sebelumnya ada di Spider-Man: Homecoming dan Spider-Man: No Way Home serta disebutkan di Agents of Shield. Arian Moayed mengulangi perannya sebagai Agen Cleary dari Spider-Man: No Way Home, menunjukkan bahwa dia dapat kembali dalam proyek MCU di masa depan.

Baca juga: 

Anime Marvel Disk Wars: The Avengers yang Menggabungkan Pokemon dengan Henshin Hero 

Mengenal She-Hulk, Makhluk Hijau Sepupunya Bruce Banner 

5 Kisah Komik Spider-Man yang Berakhir Tragis

Dalam series ini, Damage Control dianggap sangat serius dibandingkan dengan komik yang sifatnya lebih ringan. Selain itu, mereka juga dianggap rasis saat mencoba menggeledah masjid berdasarkan stereotip Muslim saat mencari Kamala.

5. Teman-teman mempelajari alter-ego Kamala dengan cepat


Teman-teman Kamala sama penting seperti keluarganya. Sahabatnya Bruno adalah yang pertama dia ceritakan tentang kekuatan barunya, dan Bruno membantunya memahami dan mempelajari kekuatan tersebut dari episode awal. Pada akhir episode tiga, teman dekatnya yang lain, Nakia, mengetahuinya, dan di akhir musim keluarganya juga tahu.

Dalam komik, hanya beberapa orang terpilih yang mengetahui identitas rahasia Ms. Marvel. Kamala merahasiakannya dari teman dan keluarganya. Penampilan Kamala di serial Ms. Marvel itu kemungkinan besar mengubah cerita marvel kedepannya. Seperti Spider-Man: Homecoming yang membuat perubahan ini yakni Bibi May mengetahui rahasia Peter Parker.

6. Di komik Kamran lebih jahat


Kamran diperkenalkan dalam series sebagai seorang yang naksir Kamala. Setelah beberapa kali nongkrong bersama, Kamala mengetahui bahwa Kamran adalah bagian dari kelompok yang disebut Clandestines, sekelompok makhluk dari alam semesta lain yang terdampar di Bumi. Segalanya lebih rumit bagi Kamala karena ibu Kamran, Najma, adalah pemimpin kelompok itu.

Di series ini, Kamran juga menjadi anggota Clandestines yang paling tidak jahat, terlihat berselisih dengan ibunya beberapa kali. Dalam komik, Kamran adalah salah satu penjahat terkuat Kamala. Dia adalah penjahat yang tidak manusiawi dan bahkan pernah menculik keluarga Kamala.

7. Kamala adalah Djinn


Seperti disebutkan sebelumnya, Kamala dalam komik berlatar belakang Inhuman. Itulah yang membuka kekuatannya dan membuatnya begitu kuat. Selain menjadi mutan dalam serial tersebut, terungkap bahwa Kamala juga seorang Djinn.

Djinn adalah seseorang yang berasal dari dimensi Noor. Kamala menemukan bahwa Clandestines, sekelompok Noor terdampar di Bumi, juga Djinn. Gelang Kamala sangat penting bagi para Djinn untuk kembali ke dimensi mereka, sesuatu yang menyebabkan ketegangan antara Kamala, Kamran, dan Najma.

8. Keluarga Kamala mengambil peran lebih sentral


Keluarga Kamala menjadi pusat cerita di series ini. Orangtuanya, Muneeba dan Yusuf, dan saudara laki-laki Kamala, Aamir, adalah karakter yang sama dalam komik. Series ini menempatkan mereka sebagai bagian dari pusat cerita, dengan fokus pada tradisi dan kebiasaan keluarga yang diklaim Kamala adalah identitasnya.

Banyak momen komedi yang dilakukan keluarga. Orangtuanya sangat protektif terhadap Kamala, sesuatu yang menyebabkan ketegangan antara mereka dan Kamala. Tapi, pada akhirnya, mereka semua masih saling mencintai, dan Muneeba serta Yusuf sangat bangga dengan putri mereka yang menjadi pahlawan.

9. Serial Ms. Marvel memasukan unsur budaya Kamala lebih banyak


Pandangan mendalam tentang budaya Kamala diterima dengan sangat baik dalam series ini. Budaya Pakistan dan kehidupan Kamala sebagai seorang Muslim di Amerika sangat disinggung dari episode awal hingga akhir. 

10. Cameo pasca-kredit Captain Marvel berdasarkan komik, namun berubah


Dalam adegan pasca-kredit acara, Kamala sedang istirahat di kamarnya. Tiba-tiba, dia diteleportasi, dan terungkap bahwa Kamala bertukar tempat dengan Carol Danvers, alias Captain Marvel. Carol menyadari bahwa ada sesuatu yang benar-benar salah sebelum adegan dipotong menjadi: "Ms. Marvel akan kembali di The Marvels."

Karena The Marvels tidak akan dirilis hingga musim dingin mendatang, dapat dikatakan bahwa MCU akan mengubah cara Kamala dan Carol bertemu dari komik. Dalam komik, Carol bertemu Kamala di atap di tengah masa-masa sulit bagi pahlawan dan Jersey City. Satu hal dirahasiakan di komiknya adalah momen fangirl Kamala.

Lanjut Baca: 

Catat! Ini Sederet Serial dan Film MCU di Fase Kelima

 

Posting Komentar

0 Komentar