Moon Knight, Batman-nya Marvel


Siapa yang tidak kenal dengan Batman dari DC. Manusia kelelawar yang sering bertarung saat malam hari ini begitu mengagumkan saat melakukan aksinya. Tapi, Marvel juga memiliki kesatria malam yang tak kalah kerennya. Dia adalah Moon Knight. Karena Batman lahir lebih dulu mungkin sangat layak kalau menyebut Moon Knight sebagai Batman-nya Marvel.

Berbeda dengan Batman yang memakai kostum hitam atau abu-abu. Pria bernama asli Marc Spector ini menggunakan pakaian serba putih saat menumpas kejahatan. Bagi yang belum tahu Moon Knight bukanlah superhero melainkan antihero. Nah, kali ini kita akan berkenalan lebih jauh dengan sosok antihero yang sangat kejam ini. Yuk simak ulasannya.

Asal usul



Marc Spector adalah putra dari Rabi yang kabur dari Eropa pada 1930-an ke Amerika untuk menghindari pembantaian massal oleh NAZI. Ketika Marc dewasa, ia menolak ajakan ayahnya untuk memeluk ajaran materialisme. Ia kemudian menjadi petinju kelas berat, berlanjut ke Marinir AS, dan menjadi agen CIA.

Di CIA, Marc bekerja dengan William Cross, yang kemudian mengkhianati agensi serta menjadi penjahat. Adik Marc, Randall, ikut bergabung dengannya di CIA. Namun, sama seperti Cross, Randall juga mengkhianati agensinya dengan menjual senjata dalam peperangan di Italia.

Awalnya Marc tidak tahu dengan kelakuan adiknya. Namun kekasih Marc, Lisa mendengar rencana Randall untuk menjual senjata tersebut. Randall membunuh Lisa dengan pisau daging. Kesal dengan hal tersebut Marc balas dendam kepada Randall yang menimbulkan cedera psikis padanya.

Baca juga: M.O.D.O.K., Villain yang Memiliki Kecerdasan Sebagai Kekuatannya 
Baca juga: Ini Perbedaan Mendasar Inhumans dan Mutant
Baca juga: Analisis Tentang kemunculan Superhero Spectrum di Film Captain Marvel 
Baca juga: Mengenal Galactus, Karakter di Dunia Marvel Pemakan Planet

Beberapa waktu berlalu, Marc kemudian berteman dengan sesama agen CIA, Amos Lardner. Tetapi tanpa sadar, hal tersebut menggiringnya pada Operation: Cobra, sebuah proyek CIA yang dirancang untuk mengendalikan pikiran para agennya.

Muak dengan CIA, Marc menjadi tentara bayaran dan menghabiskan beberapa tahun sebagai prajurit sewaan. Meskipun dia pura-pura berusaha untuk memperjuangkan hal-hal yang dia yakini, Marc dengan mudah dibujuk untuk bertarung bagi siapa saja yang membayarnya.

Ketika bekerja di Afrika, Marc bertemu dengan tentara bayaran Prancis Jean-Paul DuChamp, yang dijuluki "Frenchie". Marc dan Frenchie menjadi teman dekat, dan menjadi partner dalam beberapa misi.

Salah satunya membantu menggulingkan pemerintahan Bosqueverde, sebuah negara Amerika Selatan, dan membunuh presidennya, Ricardo Dominguez. Rodrigo Raposa (orang yang menyuruh Marc) mengambil alih negara itu. Namun Rodrigo ingkar dengan janjinya kepada Marc bahwa dia akan membangun demokrasi. Ia malah mendirikan sistem kediktatoran yang ganas.

Bergabung dengan penjahat



Saat berada di Mesir, Marc dan Frenchie bergabung dengan Raoul Bushman, seorang teroris haus darah. Mereka berniat mendatangi Dr. Peter Alraune, seorang arkeolog untuk mencuri emas di makam Firaun.

Namun karena kekejaman Bushman, Marc berpikir tentang kemanusiaan. Ia akhirnya terlibat konflik dengan Bushman saat Bushman membunuh sang arkeolog. Marc meninju Bushman untuk melindungi putri Alraune, Marlene.

Setelah kabur melarikan diri, Bushman menemukan Marc. Mereka akhirnya bertarung. Namun, kekuatan mereka terlalu jauh, Marc dikalahkan oleh Bushman. Marc yang tak sadarkan diri ditempatkan di padang pasir untuk dibiarkan membusuk dan mati.

Mendapat kekuatan dari dewa



Marc tidak putus asa. Saat sadar, dengan terseok-seok ia berjalan ke makam yang digali oleh Dr. Alraune dan ditemukan oleh Marlene yang sempat terpisah. Marlene yang saat itu bersama anak buahnya membawa Marc ke dalam makam dan menempatkan tubuhnya di kaki patung dewa bulan, Khonshu.

Saat Marc dinyatakan meninggal, Marlene menangis di tubuh Marc. Secara ajaib, Marc Spector tiba-tiba bangkit. Marc percaya bahwa Khonshu telah mengembalikannya ke kehidupan sebagai Moon Knight of Vengeance.

Dengan mengenakan jubah yang diambil dari patung Khonshu, Marc menghancurkan pasukan Bushman di Selima (tempat Bushman melalukan pembataian), tetapi Bushman melarikan diri.

Memiliki banyak identitas



Dibantu oleh Marlene dan Frenchie, Marc Spector mengasah kemampuannya untuk memerangi kejahatan. Dengan menggunakan uang saat menjadi tentara bayaran, Marc menciptakan identitas sebagai jutawan New York, Steven Grant

Hal itu membantunya bergaul dengan orang-orang berpengaruh. Dia juga menciptakan identitas sopir taksi Manhattan, Jake Lockley untuk melakukan kontak dengan orang-orang di jalanan.

Saat menjadi Lockley, ia berteman dengan gelandangan Bertrand Crawley dan Gena Landers, pemilik kedai kopi dengan putra bernama Ricky dan Ray. Kedua anak tersebutlah yang membantu melakukan investigasi untuknya. Marc akhirnya berbagi rahasia dengan keluarga Crawley dan Landers.

Aksi yang sadis



Dalam beberapa aksinya, Moon Knight kerap membunuh lawannya dengan sadis. Dia sering kali bermandikan darah usai menumpas musuh-musuhnya. Layaknya Batman, ia selalu muncul saat malam hari dengan jubah putih

Dalam komiknya yang berjudul Rising From the Ashes yang terdiri dari 6 chapter, antihero ini terlihat mengalahkan musuh kemudian mengulitinya. Meski demikian banyak fanboys yang menjadikan Moon Knigh sebagai favorit baru.

Kekuatan

  • Penyidik handal
  • Ahli dalam beladiri/pertarungan jarak dekat
  • Dapat meningkatkan kecepatan dan ketahanan tubuh tergantung Bentuk Bulan

Post a Comment

0 Comments